Aplikasi Tokoin dan quiverX yang di claim dapat membantu Bisnis UMKM untuk berkembang.
Saat ini, usaha kecil dan menengah harus menghadapi kendala untuk memperlebar bisnis mereka. Pengelolaan yang kurang tertata membuat sektor UMKM di Indonesia agak sulit berkembang lantaran para pengusaha masih mengandalkan proses bisnis konvensional.
Di lain sisi, crowdfunding tradisional juga tidak cukup membantu mengembangkan bisnis mikro di era digital. Di tengah kegundahan itu, harapan baru muncul sejak kemunculan teknologi Blockchain dan aset kripto.
Teknologi Blockchain atau yang dikenal sebagai distributed ledger merupakan sistem pencatatan yang tersebar luas di jaringan. Blockchain menjadi salah satu teknologi yang memiliki sistem keamanan yang sulit diretas karena setiap jaringan memiliki enkripsi yang berlapis. Selain faktor keamanan, teknologi Blockchain juga memberikan manfaat lain seperti membuat proses transasksi menjadi lebih efisien dengan cara menghapus peran penghubung (middleman). Selain itu, Blockhain juga mampu diimplementasikan di berbagai industri, termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Eksistensi UMKM di Indonesia sangat penting guna membantu penyerapan tenaga kerja, sarana distribusi perekonomian bagi masyarakat dan membantu penerimaan devisa negara.
Dari permasalahan-permasalahan tersebut para pengembang teknologi berbasis Blockchain menawarkan sejumlah kemudahan bagi UMKM untuk berkembang. Para pengembang menawarkan pemanfaatan teknologi Blockchain untuk membantu jutaan unit UMKM di Tanah Air dalam membangun reputasi sehingga dipercaya oleh pemerintah serta institusi keuangan. ada beberapa aplikasi berbasis teknologi Blockchain yang di claim dapat membantu bisnis umkm untuk berkembang di antaranya ada Tokoin dan QuiverX.
Tokoin adalah sebuah platform berbasis Blockchain dengan misi membangun profil digital, pembukuan digital, akses ke dukungan institusi bisnis melalui aplikasi mobile Tokoin yang siap memajukan bisnis dan hidup Anda. Aplikasi tokoin dapat di download di play store bagi pengguna prangkat berbasis android dengan nama My-T Wallet.
Di kutip dari laman BeritaSatu.com. CEO Tokoin, Reiner Rahardja, mengatakan bahwa banyak dari 57 juta pelaku UMKM di Indonesia sulit memperoleh bantuan berupa kredit usaha dari lembaga keuangan karena tak mampu menyediakan informasi soal latar belakang serta membangun reputasinya.
"UMKM di Indonesia meski perkembangan cukup signifikan tapi ada banyak masalah. Mereka mau tumbuh susah, mau dapat pendanaan susah, mau dapat investor susah. Negara sudah menfasilitasi ada legalitasnya, tetapi mereka tidak dapat apa-apa. Oleh sebab itu dengan aplikasi Tokoin yang mengandalkan teknologi Blockchain, para pengusaha UMKM bisa mendapatkan credit scoring agar mereka dapat membentuk reputasi bisnis. Ke depan, para pengusaha UMKM dapat memperoleh kemudahan untuk menjual produk yang dihasilkannya serta mendapatkan dana untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar," ungkap Rainer Rahardja pada Senin (14/1).
2. QuiverX
Quiverx adalah aplikasi berbasis tehknologi Blockchain yang di kembangkan oleh QuiverX Capital. Tujuan Quiverx capital adalah Agar pelaku bisnis bisa dengan mudah menemukan investor. Disini QuiverX Capital menyediakan peningkatan modal dengan aset digital melalui crowdfunding platform yang terdesentralisasi.
Dikutip dari laman blockchainmedia.id. Ivan Castillo CEO QuiverX Capital, Ltd. mengatakan QuiverX memberikan pengalaman berinvestasi maupun pendanaan yang fleksibel dan dinamis.
“Kepemilikan fraksional adalah salah satu dari program unggulan yang ditawarkan. Di samping itu, QuiverX juga menyelesaikan semua hal yang menghambat masuknya peluang pra-IPO,” kata Castillo.
Model bisnis QuiverX dalam jangka panjang menjembatani kesenjangan antara mata uang kripto dan pasar tradisional biasa.
Ivan menuturkan hal ini tentunya akan lebih menawarkan pilihan bisnis dan investasi yang lebih aman bagi individu yang sedang mencari keuangan terdesentralisasi.
Selain fokus di bidang pendanaan melalui QuiverX Capital, QuiverX juga akan hadir dengan model DeFi yang terbaru.
Sebagai platform investasi dan pendanaan digital, QuiverX menawarkan ekuitas (modal) tertokenisasi dengan menggunakan smart contract dalam dunia crowdfunding.
“QuiverX dibangun di atas jaringan Blockchain Etherum untuk mendukung smart contract tersebut. Tujuan utamanya tentu saja untuk menghubungkan investor dan para pebisnis ataupun start-up. Mereka akan mendapakan transparasi dan kendali yang penuh dari semua modal yang sudah terlibat,” jelas Ivan.
Nantinya setiap individu yang bergabung dengan platform dan mulai berinvestasi ke perusahaan akan segera menerima ERC 1400 security token.
“Token ini menjadi sebagai representasi kepemilikan mereka di perusahaan,” sebut Castillo.
Demikian penjelasan singkat mengenai aplikasi-aplikasi yang di telah diclaim sebagai aplikasi yang dapat membantu bisnis UMKM untuk berkembang. Diharapkan kedepannya akan banyak pengembang yang dapat mengembangkan tehknologi Blockchain yang dapat membantu UMKM dalam Negri da
Sumber:


0 komentar:
Posting Komentar